Masalah Menyusui ASI – Menyusui ASI merupakan suatu proses yang menyenangkan bagi ibu dan bayinya. Keberhasilan menyusui ASI sangat ditentukan oleh berbagai persiapan yang dilakukan ibu sejak masa kehamilan seperti persiapan fisik dan emosional. Oleh karena itu, sebelum kita lebih lanjut masuk ketahap persiapan, maka kita pun harus mencegah atau mengantisipasi masalah-masalah yang mungkin muncul ketika ibu menyusui ASI kepada bayinya.

Nah Berikut Masalah – Masalah Menyusui ASI dan Mengatasinya

  1. Puting datar atau tidak menonjol

Puting datar atau tidak menonjol menyulitkan bayi untuk menghisap dan menyusu. Beberapa cara berikut untuk mengeluarkan puting:

  • Tekan bagian belakang daerah aerola dengan ibu jari dan telunjuk sehingga kedua jari membentuk bulatan. Tekan sampai puting susu keluar dan tahan beberapa menit
  • Setiap kali akan menyusui, rendam puting susu dengan air hangat sambil perlahan-lahan menarik-narik puting ke arah keluar
  • Gunakan breast shields. Tekananan yang konstan pada area aerola menggunakan breast shields, dapat membantu puting susu menonjol keluar
  • Jika masalahnya lebih berat, berkonsultasilah dengan ahlinya
  1. Puting lecet dan nyeri

Puting nyeri atau lecet diakibatkan posisi menyusui yang tidak benar yaitu sebagian besar aerola tidak masuk ke dalam mulut bayi sehingga bayi akan menggigit puting lebih keras untuk mendapatkan ASI.

  • Kompres puting dengan kain lembut yang direndam air hangat sebelum menyusui
  • Susui bayi sesering mungkin tapi sebentar-sebentar untuk setiap payudara. Misalnya dalam sehari menyusui 10 kali sehari menjadi 14 kali sehari
  • Mulai menyusui pada puting yang tidak sakit
  • Susui bayi sebelum bayi sangat lapar agar bayi menghisapnya tidak terlalu kuat
  • Jaga payudara agar selalu kering
  • Olesi payudara dengan beberapa tetes ASI ibu setelah ibu menyusui
  • Pastikan bayi ibu menghisap seluruh bagian areola bukan hanya daerah puting saja setiap kali menyusui
  • Gunakan breast shields kalau puting terluka
  1. Payudara bengkak

Payudara membengkak bukan karena payudara penuh dengan ASI tetapi karena terjadi sumbatan. Solusinya adalah

  • Pijat daerah payudara ke arah puting susu
  • Kompres payudara dengan air hangat sebelum menyusui untuk memudahkan bayi menghisap puting
  • Keluarkan sedikit ASI sebelum menyusui agar payudara lebih lunak
  • Menyusui setiap 2 jam dan usahakan bayi menyusu paling sedikit 10-15 menit pada masing-masing payudara
  • Ketika bayi menyusu, pijat payudara yang sedang diisap bayi untuk merangsang ASI mengalir
  • Perah ASI ibu untuk mengurangi pembengkakan
  1. Saluran ASI tersumbat atau ASI yang keluar sedikit
  • Pastikan cara menyusui Ibu sudah tepat
  • Terus menyusui pada bagian payudara yang tersumbat
  • Mengompres payudara dengan air hangat beberapa menit sebelum menyusui
  • Gunakan bra yang nyaman dan tidak terlalu ketat karena dapat menghambat lancarnya aliran ASI
  1. Radang Payudara

Radang payudara sering terjadi pada bulan pertama setelah melahirkan yang disebabkan oleh bakteri staphylococcus. Gejalanya payudara berwarna merah, keras, nyeri dan terasa panas. Faktor yang menyebabkan adalah daya tahan tubuh yang lemah dan kurangnya menjaga kebersihan puting payudara saat menyusui

  • Menyusui sesering mungkin untuk mengosongkan payudara yang meradang karena dapat mempercepat penyembuhan
  • Mengompres payudara dengan air hangat beberapa menit sebelum menyusui
  • Jika masalahnya lebih berat, berkonsultasilah dengan ahlinya
  1. Bayi tidak mau menghisap
  • Pastikan cara menyusui Ibu sudah tepat
  • Pastikan bayi ibu menghisap seluruh bagian areola bukan hanya daerah puting saja setiap kali menyusui
  • Sabarlah mengajari bayi ibu untuk menemukan puting dan menghisapnya
  1. Stres

Percaya diri dan bekali diri dengan pengetahuan tentang menyusui sehingga akan siap menghadapi masalah yang mungkin timbul. Ketenangan ibu dirasakan oleh bayi dan otomatis bayi juga akan tenang. Jika bayi gelisah, anda juga harus tetap tenang.

Tinggalkan Komentar

Mohon berikan komentar
Mohon ketikkan nama anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.