Gejala Hamil Anggur, Gejala Umum Hamil Anggur, Tanda Hamil Anggur, gejala dan ciri hamil anggur, gambar hamil anggur, proses hamil anggur
Gejala Hamil Anggur

Gejala Hamil Anggur dan Faktor ResikonyaHamil anggur merupakan salah satu kasus kehamilan yang bermasalah. Pasalnya kehamilan ini termasuk jenis yang tidak berhasil karena jaringan tidak terbentuk benar atau tidak berkembang. Pada kehamilan normal plasenta akan terbentuk dan mengirim makanan ke bayi sehingga berkembang baik. Namun sebaliknya ketika mengalami gejala hamil anggur. Kasus semacam ini bukanlah tanpa gejala dan penyebab. Gejalanya memang sulit diidentifikasi namun bisa dikenali jika anda lebih peka terhadap diri sendiri.

Artikel Menarik lainnya:

MENCEGAH TORCH BAGI IBU HAMIL

TANDA AWAL KEHAMILAN MINGGU PERTAMA

Pada kasus gejala hamil anggur sel trofobas akan berperilaku lebih cepat dibandingkan sel telur. Kondisi ini yang menyebabkan timbulnya masa yang berisi kantung cairan dengan bintik seperti anggur. Maka dari itu kasus semacam ini dikenal dengan hamil anggur. Sel memang berkembang sangat cepat namun tidak menjadi bayi. tentu saja anda wajib mengetahui apa saja ciri dan gejala hamil anggur serta faktor resiko penyebabnya yang selengkapnya akan diulas lebih lanjut berikut ini.

Gejala Hamil Anggur

  1. Muntah parah

Tanda kehamilan memang diawali dengan morning sickness. namun jika terjadi terus menerus kemungkinan hamil anggur terjadi pada anda. biasanya muntah karena hamil anggur diiringi dengan menggigil dan demam yang parah. Sebaiknya jika dirasa muntah tidak normal ada baiknya segera melakukan pemeriksaan USG untuk mengidentifikasi kesehatan kandungan anda.

  1. Pendarahan

Pendarahana biasanya diketahui sebagai tanda keguguran namun bisa jadi bercak darah ini adalah gejala dari hamil anggur. Jaringan mola yang pertumbuhannya cepat membuat janin tidak berkembang. Secara alami tubuh tidak bisa menerima pertumbuhan abnormal ini sehingga menyebabkan hamil anggur.

  1. Tingkat HCG tinggi

Gejala selanjutnya adalah tingkat HCG yang tinggi. HCG dihasilkan oleh hormon yang diproduksi oleh jaringan trofoblas. Sel trofobas yang banyak akan memengaruhi jumlah HCG. Kondisi ini biasanya kerap dianggap sebagai kehamilan kembar. Namun bisa saja menjadi tanda kehamilan anggur atau kehamilan yang tidak terdeteksi.

Faktor Resiko Hamil Anggur

  1. Faktor usia

Biasanya usia 36-40 tahun lebih mudah beresiko hamil anggur. Kemungkinannya akan berkali lipat jika usianya semakin tua. Sementara untuk usia dibawah 20 tahun pun beresiko besar mengalami hal serupa. Oleh sebab itu usia ideal untuk menikah dan hamil mesti anda ketahui untuk meminimalisir resiko tersebut.

  1. Riwayat sebelumnya

Hal ini juga bisa menjadi faktor resiko lainnya. Jika sebelumnya sudah mengalami hamil anggur kemungkinan besar hal tersebut terjadi kembali. Kemungkinannya 2 kali lipat jika dibandingkan yang belum memiliki riwayat serupa. Biasanya riwayat ini bisa terjadi secara berturut-turut.

  1. Riwayat keguguran

Penyebab lainnya karena pernah mengalami keguguran. Perkembangan janin yang abnormal sebelumnya akan memberikan kemungkinan hamil di luar kandungan lebih besar. jika sebelumnya anda mengalami keguguran dan sedang hamil kembali ada baiknya konsultasikan secara rutin kehamilan anda untuk antisipasi masalah tersebut.

Demikianlah ulasan https://www.senyumbunda.com mengenai gejala hamil anggur mulai dari gejala hingga resiko penyebabnya. Semoga membantu menambah informasi seputar kehamilan.

Tinggalkan Komentar

Mohon berikan komentar
Mohon ketikkan nama anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.